Fauzan, Daris Yasir (2026) Hubungan Perilaku Membangkang Dengan Kecanduan Gadget Pada Anak Usia Sekolah Di SDN 1 Nagarasari Kota Tasikmalaya. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text (Halaman Depan)
Surat Keaslian Penelitian.pdf Download (60kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
Halaman Pengesahan.pdf Download (74kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
Surat Persetujuan Publikasi.pdf Download (56kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
Halaman Judul.pdf Download (632kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (160kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (172kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (286kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (157kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (10kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (249kB) | Request a copy |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Anak usia sekolah berada pada tahap perkembangan sosial-emosional yang ditandai dengan kemampuan regulasi emosi, kontrol diri, dan kepatuhan terhadap aturan yang belum sepenuhnya matang. Pada kondisi tersebut, pesatnya perkembangan teknologi digital meningkatkan risiko kecanduan gadget yang dapat memengaruhi perkembangan emosional dan sosial anak serta berpotensi menimbulkan masalah perilaku, salah satunya perilaku membangkang. Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat kecanduan gadget dengan perilaku membangkang pada anak usia sekolah di SDN 1 Nagarasari Kota Tasikmalaya. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional terhadap 96 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Child Behavior Checklist (CBCL) untuk mengukur perilaku membangkang serta kuesioner kecanduan gadget, yang kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden berada pada kategori kecanduan gadget sedang (34,4%) dan perilaku membangkang rendah (67,7%). Namun, pada kelompok dengan kecanduan gadget berat, mayoritas (54,8%) menunjukkan perilaku membangkang kategori sedang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,003 (p<0,05), sehingga H₀ ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan gadget dengan perilaku membangkang pada anak usia sekolah; semakin tinggi tingkat kecanduan gadget, maka semakin tinggi juga kecenderungan perilaku membangkang yang ditunjukkan. Hal ini berkaitan dengan teori regulasi emosi dan pembelajaran sosial, di mana anak dapat mengalami frustrasi saat penggunaan gadget dibatasi serta meniru perilaku yang diamati melalui media digital.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kecanduan Gadget, Perilaku Membangkang, Anak Usia Sekolah. |
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > NERS |
| Depositing User: | Mhs Daris Yasir Fauzan |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 03:51 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 03:51 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8418 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
