HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KADER TERHADAP KETERAMPILAN PENGUKURAN TINGGI BADAN BALITA DALAM UPAYA MENDETEKSI STUNTING DI DESA PADABEUNGHAR WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASAWAHAN KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2026

Haryanti, Sri (2026) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KADER TERHADAP KETERAMPILAN PENGUKURAN TINGGI BADAN BALITA DALAM UPAYA MENDETEKSI STUNTING DI DESA PADABEUNGHAR WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASAWAHAN KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2026. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.

[img] Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf

Download (186kB)
[img] Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (291kB)
[img] Text
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf

Download (360kB)
[img] Text
HALAMAN JUDUL.pdf

Download (460kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (187kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (481kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (239kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (181kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (139kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (150kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Data nasional berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 prevalensi stunting 19,8% dibandingkan 21,5% pada tahun sebelumnya, angka ini jauh dari target nasional 14,2% pada tahun 2029 sesuai RPJMN, diperlukan keterampilan kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat terutama dalam pengukuran tinggi badan balita juga pengetahuan kader. Deteksi dini stunting memerlukan pengukuran tinggi badan balita yang akurat, sehingga keterampilan kader Posyandu sangat diperlukan. Tingkat pengetahuan kader diduga berhubungan dengan keterampilan dalam melakukan pengukuran tinggi badan balita. Tujuan penelitian mengetahui hubungan tingkat pengetahuan kader terhadap keterampilan pengukuran tinggi badan balita dalam upaya mendeteksi stunting. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 30 kader Posyandu yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data pengetahuan diperoleh melalui kuesioner dan keterampilan dinilai menggunakan lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian: Tingkat pengetahuan kader Posyandu tentang stunting dan pengukuran tinggi badan balita kategori baik 13 orang (43,3%), kategori cukup 10 orang (33,3%), dan kategori kurang 7 orang (23,3%). Keterampilan kader Posyandu dalam melakukan pengukuran tinggi badan balita kategori tidak terampil yaitu sebanyak 18 orang (60%), dan terampil sebanyak 12 orang (40%).Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kader dengan keterampilan pengukuran tinggi badan balita (p-value = 0,004). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kader Posyandu dengan keterampilan pengukuran tinggi badan balita dalam upaya mendeteksi stunting. Peningkatan pengetahuan melalui pelatihan dan pembinaan perlu dilakukan untuk mendukung keterampilan kader dalam melakukan pengukuran yang akurat. Kata kunci: Pengetahuan kader, Keterampilan kader, Pengukuran tinggi badan, Stunting

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan kader, Keterampilan kader, Pengukuran tinggi badan, Stunting
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Jurusan Kebidanan > D4 Kebidanan
Depositing User: Mhs SRI HARYANTI
Date Deposited: 23 Jun 2026 08:27
Last Modified: 23 Jun 2026 08:27
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8396

Actions (login required)

View Item View Item