Sheila, Salsa Nabila (2026) PERBANDINGAN TEPID SPONGE DAN KOMPRES BAWANG MERAH TERHADAP PENURUNAN DEMAM PADA BALITA DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS SUKAHURIP TAHUN 2026. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text
Halaman pernyataan orisinalitas.pdf Download (86kB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Lembar Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah.pdf Download (412kB) |
|
|
Text
Halaman Judul.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (221kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (382kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (241kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (144kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (84kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (139kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (17MB) |
Abstract
Berdasarkan data Puskesmas Sukahurip tahun 2025, tercatat sebanyak 1.483 balita usia 1–5 tahun mengalami demam. Demam pada balita perlu ditangani secara tepat karena dapat menimbulkan komplikasi seperti dehidrasi dan kejang demam. Penatalaksanaan non-farmakologis menjadi alternatif yang mudah diterapkan oleh orang tua di rumah. Tepid sponge dipilih karena dapat membantu penurunan suhu tubuh melalui mekanisme konduksi dan evaporasi yang mempercepat pelepasan panas tubuh. Kompres bawang merah digunakan karena kandungan flavonoid, sulfur, dan minyak atsiri yang membantu vasodilatasi perifer sehingga mempercepat penurunan suhu tubuh. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan tepid sponge dan kompres bawang merah terhadap penurunan demam pada balita di wilayah UPTD Puskesmas Sukahurip Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Quasi Experiment pendekatan two group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 32 responden yang dibagi menjadi kelompok tepid sponge dan kompres bawang merah masing-masing 16 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk, Paired Sample T-Test, dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penurunan suhu tubuh pada kelompok tepid sponge sebesar 0,5813°C dan kelompok kompres bawang merah sebesar 0,5562°C dengan nilai signifikansi masing-masing 0,000 (<0,05). Hasil Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,648 (>0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua intervensi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tepid sponge dan kompres bawang merah sama-sama efektif dalam membantu menurunkan demam pada balita Kata kunci: Balita, Demam, Kompres Bawang Merah, Tepid Sponge.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci : Balita, Demam, Kompres Bawang Merah, Tepid Sponge |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Mhs Sheila Salsa Nabila |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 04:58 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 04:58 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8382 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
