Nurhalimah, Rafi (2026) HUBUNGAN POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA DENGAN KEJADIAN SPEECH DELAY PADA ANAK USIA 2-3 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KERSANAGARA KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2026. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text (ORISINALITAS)
Orisinalitas.pdf Download (101kB) |
|
|
Text (HALAMAN DEPAN)
Halaman Judul.pdf Download (530kB) |
|
|
Text (PERSETUJUAN PUBLIKASI)
Persetujuan Publikasi.pdf Download (101kB) |
|
|
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
pengesahan.pdf Download (247kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (263kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (388kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (327kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (321kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (211kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (223kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (924kB) |
Abstract
Speech delay atau keterlambatan bicara merupakan kondisi ketika perkembangan bicara dan bahasa anak tidak sesuai dengan tahapan usianya. Keterlambatan bicara dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya pola asuh orang tua. Pola asuh demokratis menekankan komunikasi dua arah, perhatian, kasih sayang, serta keterlibatan aktif orang tua dalam tumbuh kembang anak sehingga diharapkan dapat mendukung perkembangan bahasa anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh demokratis orang tua dengan kejadian speech delay pada anak usia 2–3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Kersanagara Kota Tasikmalaya Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia 2–3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Kersanagara Kota Tasikmalaya. Sampel penelitian berjumlah 70 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pola asuh demokratis dan instrumen perkembangan bahasa yang dikembangkan peneliti berdasarkan indikator Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) aspek bicara dan bahasa sesuai usia anak. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact Test untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki pola asuh kategori demokratis sebanyak 68 responden (97,1%) dan sebagian besar anak memiliki perkembangan bahasa kategori sesuai sebanyak 60 anak (85,7%). Hasil uji Fisher’s Exact Test diperoleh nilai p-value sebesar 1,000 (>0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh demokratis orang tua dengan kejadian speech delay pada anak usia 2–3 tahun. Disimpulkan bahwa pola asuh demokratis tidak berhubungan dengan kejadian speech delay pada penelitian ini. Perkembangan bahasa anak kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti stimulasi verbal, intensitas komunikasi orang tua dengan anak, penggunaan gadget, dan lingkungan sosial anak. Kata Kunci : pola asuh demokratis, speech delay, perkembangan bahasa anak.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pola asuh demokratis, speech delay, perkembangan bahasa anak. |
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
| Depositing User: | Mhs RAFI NURHALIMAH |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 07:42 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 07:42 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8341 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
