Wulansari, Febi (2026) Hubungan status gizi dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri di SMAN 1 Cihaurbeuti. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
Pernyataan orisinalitas.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
Halaman pengesahan (1).pdf Download (389kB) |
|
|
Text
Pernyataan publikasi.pdf Download (491kB) |
|
|
Text
Halaman Judul.pdf Download (550kB) |
|
|
Text
BAB I (1).pdf Download (519kB) |
|
|
Text
BAB II (4).pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (866kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (780kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (370kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (492kB) |
|
|
Text
Lampiran..pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Masa remaja merupakan periode pertumbuhan dan perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan reproduksi. Salah satu indikator kesehatan reproduksi remaja putri adalah keteraturan siklus menstruasi. Gangguan siklus menstruasi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya status gizi. Status gizi yang tidak normal, baik gizi kurang maupun gizi lebih, dapat mempengaruhi keseimbangan hormon reproduksi sehingga berdampak pada keteraturan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri di SMAN 1 Cihaurbeuti. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMAN 1 Cihaurbeuti. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 73 responden. Data status gizi diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan kemudian dihitung menggunakan IMT/U, sedangkan data siklus menstruasi diperoleh menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi baik sebanyak 45 responden (61,6%) dan sebagian besar memiliki siklus menstruasi normal sebanyak 40 responden (54,8%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value sebesar 0,019 (<0,05), yang menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri di SMAN 1 Cihaurbeuti. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara status gizi dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri di SMAN 1 Cihaurbeuti.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Remaja putri, Siklus menstruasi, Status gizi |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D4 Kebidanan |
| Depositing User: | Mhs Febi Wulansari |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 03:18 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 03:18 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8240 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
