Ramdan, Ramdan (2026) Pengaruh Penggunaan Botol Susu Haberman Feeder terhadap Kemampuan Refleks Isap pada Bayi dengan Celah Bibir dan Langit-Langit di RSAB Harapan Kita. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text (Cover)
Ramdan.pdf Download (598kB) |
|
|
Text (Moto)
Motto.pdf Download (366kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (395kB) |
|
|
Text (Kata Pengantar)
Kata Pengantar.pdf Download (282kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf Download (199kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (322kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (758kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (606kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (440kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (186kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (432kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Download (2MB) |
Abstract
Celah bibir dan langit-langit (CLP) merupakan kelainan kraniofasial kongenital yang menyebabkan gangguan fungsi oral, terutama dalam proses menyusu. Ketidaksempurnaan struktur rongga mulut menyebabkan bayi tidak mampu membentuk tekanan intraoral negatif, sehingga refleks isap menjadi lemah dan mengakibatkan asupan nutrisi tidak optimal. Haberman Feeder merupakan alat bantu menyusu yang dirancang untuk memfasilitasi aliran susu tanpa memerlukan isapan kuat, sehingga berpotensi meningkatkan kemampuan refleks isap bayi dengan CLP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Haberman Feeder terhadap kemampuan refleks isap pada bayi dengan celah bibir dan langit-langit di RSAB Harapan Kita. Penelitian ini menggunakan desain quasiexperiment dengan rancangan one group pretest–posttest. Sampel dipilih dengan metode accidental sampling berdasarkan bayi dengan CLP yang memenuhi kriteria inklusi di Pusat Pelayanan Celah Bibir dan Langit-Langit RSAB Harapan Kita. Kemampuan refleks isap diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan lembar observasi refleks isap serta formulir pencatatan asupan susu. Indikator yang dinilai meliputi jumlah asupan susu (ml), lama waktu menyusu (menit), serta kualitas isap (skor observasi 3–9). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan refleks isap setelah penggunaan Haberman Feeder, yang ditandai dengan peningkatan jumlah asupan susu, penurunan durasi menyusu, serta perbaikan skor kualitas isap. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penggunaan Haberman Feeder berpengaruh positif terhadap kemampuan refleks isap bayi dengan celah bibir dan langit-langit. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi tenaga kesehatan, khususnya terapis gigi dan mulut, dalam memberikan edukasi pemilihan alat bantu menyusu yang tepat bagi bayi dengan CLP.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | celah bibir dan langit-langit, refleks isap, Haberman Feeder, bayi, feeding. | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry | ||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > D4 Terapi Gigi | ||||||||||||
| Depositing User: | RAMDAN RAMDAN | ||||||||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 03:23 | ||||||||||||
| Last Modified: | 24 Jun 2026 03:23 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8062 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
