Nuraeni, Siska (2026) PENGARUH TERAPI BERMAIN SQUISHY TERHADAP RESPON NYERI ANAK PRASEKOLAH SAAT DILAKUKAN TINDAKAN PEMASANGAN INFUS SELAMA HOSPITALISASI DI RSIA DR HJ KARMINI EH. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text (HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS)
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf Download (269kB) |
|
|
Text (HALAMAN PENGESAHAN)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (460kB) |
|
|
Text (LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Download (265kB) |
|
|
Text (HALAMAN JUDUL)
HALAMAN JUDUL (2).pdf Download (241kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (178kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (241kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (205kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (196kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (109kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (110kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Hospitalisasi adalah suatu keadaan krisis pada anak, saat anak dirawat di rumah sakit dan mengalami perubahan dari keadaan sehat dan rutinitas lingkungan serta mekanisme koping yang terbatas dalam menghadapi stresor. Tindakan invasif yang sering dilakukan di ruangan rawat inap anak salah satunya pemasangan infus. Nyeri merupakan sensori yang bersifat emosional yang tidak mengenakan akibat kerusakan jaringan yang aktual maupun potensial. Anak prasekolah mempunyai kemampuan motorik kasar dan halus yang lebih matang dibandingkan balita. Dengan tumbuh kembangnya, anak prasekolah menjadi lebih aktif, kreatif dan imajinatif. Bermain menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan anak, dan merupakan salah satu cara paling efektif untuk menghadapi dan mengatasi nyeri saat tindakan. Terapi bermain squishy merupakan mainan yang sedang populer saat ini. Orang-orang dari negara yang berbeda, baik anak-anak maupun dewasa, turut menggemari squishy, karena squishy adalah mainan yang dapat mendistraksi dan melawan stress. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi bermain squishy terhadap respon nyeri anak usia prasekolah saat dilakukan tindakan pemasangan infus. Metode kuantitatif dengan quasy eksperiment dengan rancangan pretest postest with control group. Dengan teknik purposive sampling berjumlah 36 responden. Analisa data dilakukan engan metode univariat dan bivariat yaitu shapiro wilk serta dilakukan uji wilcoxon. Hasil: Respon nyeri sebelum dan sesudah dilakukan terapi bermain squishy terhadap respon nyeri anaksaat dilakuakn tindakan pemasangan infus mengalami penurunan dengan rata-rata 8,28 menjadi 4,17 dengan p-value=0,000. Kesimpulan : Terapi bermain squishy berpengaruh dalam menurunkan respon nyeri anak usia prasekolah saat dilakukan tindakan pemasangan infus selama hospitalisasi. Rekomendasi : Dengan adanya terapi bermain squishy diharapkan dapat mengurangi rasa nyeri anak usia prasekolah saat dilakukan tindakan pemasangan infus selama hospitaslisai agar kooperatif dalam menjalani perawatan selama di rumah sakit.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > NERS |
| Depositing User: | Mhs Siska Nuraeni |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 03:29 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 03:29 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8006 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
