HUBUNGAN PREEKLAMSIA BERAT DAN EKLAMSIA DENGAN LUARAN PERSALINAN IBU DAN BAYI DI RSUD dr. SLAMET GARUT

SUSILAWATI, SS (2025) HUBUNGAN PREEKLAMSIA BERAT DAN EKLAMSIA DENGAN LUARAN PERSALINAN IBU DAN BAYI DI RSUD dr. SLAMET GARUT. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.

[img] Text
1. Halaman Pernyataan Orisinalitas.pdf

Download (208kB)
[img] Text
2. Halaman Pengesahan.pdf

Download (247kB)
[img] Text
3. Lembar Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah.pdf

Download (299kB)
[img] Text
4. Halaman Judul.pdf

Download (401kB)
[img] Text
5. BAB 1.pdf

Download (419kB)
[img] Text
5. BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (516kB) | Request a copy
[img] Text
5. BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (734kB) | Request a copy
[img] Text
5. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (390kB) | Request a copy
[img] Text
5. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (509kB) | Request a copy
[img] Text
6. Daftar Pustaka.pdf

Download (160kB)
[img] Text
7. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang: Angka kematian ibu tahun 2023 di Indonesia mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup, dengan hipertensi/preeklampsia sebagai penyebab utama (33%). Di RSUD dr. Slamet Garut tahun 2024, 29% bayi lahir BBLR, 230 kasus asfiksia, perdarahan postpartum 15,8%, dan 4 kasus solusio plasenta terkait PEB. Penelitian ini menilai dampak preeklampsia berat dan eklampsia terhadap luaran ibu dan bayi. Tujuan penelitian: Mengetahui analisis hubungan preeklamsia berat dan eklampsia dengan luaran ibu dan bayi di RSUD dr. Slamet Garut tahun 2024. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 346 responden diambil secara random sampling dari data rekam medis. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Dari 346 responden, ibu dengan preeklamsia berat/eklampsia sebanyak 173 orang (50%). Luaran ibu menunjukkan 132 orang (38,2%) mengalami morbiditas, sedangkan luaran bayi menunjukkan 103 bayi (29,8%) mengalami morbiditas. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara preeklamsia berat/eklampsia dengan luaran ibu (p = 0,004) dan luaran bayi (p = 0,003). Kesimpulan: Preeklamsia berat dan eklampsia berhubungan signifikan dengan luaran ibu dan bayi. Ibu dengan kondisi ini memiliki risiko lebih tinggi mengalami perdarahan postpartum dan solusio plasenta, sedangkan bayi berisiko mengalami BBLR dan asfiksia. Deteksi dini dan penatalaksanaan yang tepat diperlukan untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas maternal serta perinatal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Preeklamsia berat, Eklampsia, Luaran ibu, Luaran bayi
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Depositing User: M D4 SUSILAWATI SUSILAWATI
Date Deposited: 15 Dec 2025 03:21
Last Modified: 15 Dec 2025 03:21
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/7830

Actions (login required)

View Item View Item