Tsaniaturrohmah, Tsaniaturrohmah (2026) Matcha (Camellia Sinensis) sebagai Penghambat Pertumbuhan Bakteri Plak Gigi untuk Kesehatan Gingiva. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (280kB) |
|
|
Text (Motto)
Motto.pdf Download (96kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (223kB) |
|
|
Text (Kata Pengantar)
Kata Pengantar.pdf Download (152kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf Download (221kB) |
|
|
Text (BAB I)
Bab I.pdf Download (208kB) |
|
|
Text (BAB II)
Bab II.pdf Restricted to Repository staff only Download (563kB) |
|
|
Text (BAB III)
Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (197kB) |
|
|
Text (BAB IV)
Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (183kB) |
|
|
Text (BAB V)
Bab V.pdf Download (147kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (214kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang : Gingivitis merupakan peradangan pada gingiva yang umumnya disebabkan oleh akumulasi plak gigi. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan prevalensi gingivitis sebesar 14,1%. Pengendalian plak gigi menjadi langkah penting dalam pencegahan gingivitis. Matcha (Camellia sinensis) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri plak dan menjaga kesehatan gingiva. Metode : Literature review dilakukan berdasarkan masalah dan metode penelitian, dari 5 penelitian yang digunakan, 2 diantaranya menggunakan metode eksperimental in vitro (mekanisme antibakteri), dan 3 diantaranya menggunakan penelitian klinis pada manusia. Sampel yang digunakan dalam penelitian klinis merupakan penderita gingivitis. Hasil : Matcha (Camellia sinensis) berperan sebagai penghambat pertumbuhan bakteri plak gigi untuk kesehatan gingiva melalui mekanisme yang saling berkaitan, yaitu menghambat pertumbuhan bakteri patogen rongga mulut, mengurangi pembentukan biofilm plak, menekan proses inflamasi, dan meningkatkan kapasitas antioksidan saliva. Mekanisme tersebut berkontribusi dalam mengurangi akumulasi plak sebagai faktor etiologi gingivitis sehingga mendukung pemeliharaan kesehatan gingiva. Kesimpulan : Berdasarkan 5 studi yang dianalisis dapat disimpulkan bahwa matcha (camellia sinensis) berperan sebagai penghambat pertumbuhan bakteri plak gigi melalui kemampuannya menghambat pertumbuhan bakteri patogen, mengurangi pembentukan biofilm, serta menekan aktivitas virulensi bakteri. Penurunan jumlah bakteri plak berkontribusi terhadap berkurangnya proses inflamasi pada jaringan gingiva. Aktivitas antiinflamasi dan antioksidan yang dimiliki matcha turut mendukung pemeliharaan kesehatan gingiva.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Matcha, Bakteri Plak Gigi, Gingiva, Epigallocatechin-3-gallate (EGCG) | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry | ||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > D3 Kesehatan Gigi | ||||||||||||
| Depositing User: | TSANIATURROHMAH TSANIATURROHMAH | ||||||||||||
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 03:00 | ||||||||||||
| Last Modified: | 24 Sep 2026 03:00 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10544 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
