Firmansyah, Muhammad Ilham (2026) IMPLEMENTASI TERAPI PSIKORELIGIUS MEMBACA DAN MENDENGARKAN LANTUNAN ASMAUL HUSNA PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN DI PUSKESMAS SAMBONGPARI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Download (306kB) |
|
|
Text (Surat Orisinalitas)
Lembar Keaslian Tulisan.pdf Download (264kB) |
|
|
Text (Surat Persetujuan Publikasi)
Lembar Izin Publikasi.pdf Download (253kB) |
|
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (440kB) |
|
|
Text (BAB I)
KTI BAB 1.pdf Download (228kB) |
|
|
Text (BAB II)
KTI BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (410kB) |
|
|
Text (BAB III)
KTI BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (227kB) |
|
|
Text (BAB IV)
KTI BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (308kB) |
|
|
Text (BAB V)
KTI BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (157kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (185kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Skizofrenia adalah salah satu jenis gangguan jiwa berat dan serius, memiliki kecenderungan yang besar terhadap peningkatan risiko tindakan berbahaya pada diri sendiri dan lingkungan sekitar, serta telah mempengaruhi sekitar 24 juta orang di seluruh dunia, menjadikannya sebagai salah satu penyebab utama kecacatan secara global. Gejala yang paling sering muncul pada skizofrenia adalah adanya halusinasi pendengaran, yaitu gangguan persepsi dimana klien seperti mendengar suara tanpa adanya rangsangan nyata dari luar dan menganggapnya sebagai hal nyata. Salah satu penanganan yang dapat dilakukan adalah menggunakan terapi psikoreligius membaca dan mendengarkan lantunan Asmaul husna yang merupakan terapi non-farmakologi dengan pendekatan spiritual yang memanfaatkan nilai keagamaan yang dianut oleh klien sebagai distraksi terhadap halusinasinya dan menjadi media mendekatkan diri kepada Allah SWT. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan metode pendekatan studi kasus yang melibatkan satu klien yang mengalami gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data klien adalah format asuhan keperawatan jiwa sesuai dengan ketentuan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tasikmalaya dan instrumen tanda dan gejala halusinasi. Pelaksanaan terapi dilakukan selama lima hari dengan frekuensi sebanyak dua kali sehari dengan waktu 6 menit di setiap sesinya. Hasil yang di dapatkan menunjukan terdapat 11 tanda dan gejala halusinasi pada pengkajian awal dan berkurang 9 tanda dan gejala halusinasi setelah klien diberikan terapi psikoreligius membaca dan mendengarkan lantunan Asmaul husna selama lima hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah implementasi terapi psikoreligius membaca dan mendengarkan lantunan Asmaul husna dapat menurunkan tanda dan gejala halusinasi. Diharapkan terapi psikoreligius ini dapat dilanjutkan dan dimanfaatkan oleh klien untuk memperkuat dan meningkatkan kesehatan lahir dan batinnya, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi dan pembelajaran mahasiswa keperawatan untuk menambah pengetahuan dan pengembangan asuhan keperawatan jiwa.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Skizofrenia, Halusinasi Pendengaran, Terapi Psikoreligius, Asmaul Husna | ||||||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > D3 Keperawatan | ||||||||||||||||
| Depositing User: | Mhs Muhammad Ilham Firmansyah | ||||||||||||||||
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 01:27 | ||||||||||||||||
| Last Modified: | 26 Aug 2026 01:27 | ||||||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10429 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
