Rahmawati, - (2026) KUALITAS KODIFIKASI REKAM MEDIS RAWAT INAP KASUS INFEKSI DALAM VERIFIKASI KLAIM BPJS KESEHATAN DI RSUD CIAMIS TAHUN 2025. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text (HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS)
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (103kB) |
|
|
Text (HALAMAN PENGESAHAN)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (227kB) |
|
|
Text (LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH)
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf Download (169kB) |
|
|
Text (HALAMAN JUDUL)
HALAMAN JUDUL.pdf Download (253kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (96kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (205kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (222kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (211kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (86kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (196kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Kualitas kodifikasi rekam medis merupakan komponen penting dalam ketepatan data klinis dan kelancaran verifikasi klaim BPJS Kesehatan, terutama pada kasus infeksi yang membutuhkan dokumentasi dan pengkodean diagnosis yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas kodifikasi rekam medis rawat inap kasus infeksi berdasarkan ketepatan koding ICD-10 dan CMG, kelengkapan pencatatan rekam medis, serta kesesuaian kode antara rumah sakit dan hasil verifikasi BPJS. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri 98 rekam medis yang diambil dengan teknik simple random sampling dengan pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Hasil Penelitian: Dari 98 rekam medis yang diteliti, kelengkapan komponen identifikasi pasien, kepesertaan BPJS, dan resume medis telah mencapai 100%, namun masih ditemukan ketidaklengkapan pada catatan dokter (86,7%), pemeriksaan penunjang (88,8%), dan pemeriksaan fisik (91,8%) yang berpotensi memengaruhi ketepatan pengkodean. Ketepatan pengkodean menunjukkan 66,3% tepat dan 33,7% tidak tepat, dengan ketidaktepatan dominan pada diagnosis yang bersifat umum atau unspecified. Kesesuaian kode antara rumah sakit dan hasil verifikasi BPJS menunjukkan persentase yang sama, dimana ketidaksesuaian disebabkan kurangnya spesifikasi diagnosis dan dukungan dokumentasi klinis. Simpulan: Kualitas kodifikasi rekam medis kasus infeksi belum sepenuhnya optimal dan masih memerlukan peningkatan pada aspek kelengkapan dokumentasi serta ketepatan pengkodean untuk mendukung proses verifikasi klaim BPJS Kesehatan. Kata Kunci: Infeksi, Kualitas Kodifikasi, Rekam Medis, BPJS, Verifikasi Daftar Pustaka: 36 (2010-2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Infeksi, Kualitas Kodifikasi, Rekam Medis, BPJS, Verifikasi | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) | ||||||||
| Divisions: | Jurusan RMIK > D3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan | ||||||||
| Depositing User: | Mhs - RAHMAWATI | ||||||||
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 07:22 | ||||||||
| Last Modified: | 28 Jul 2026 07:22 | ||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9947 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
