HARYANI, ELIS (2026) ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE (COC) DI UPTD PUSKESMAS PARAKANNYASAG TAHUN 2026. Other thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
LEMBAR ORISINALITAS.pdf Download (87kB) |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (254kB) |
|
|
Text
PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (157kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (335kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (154kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (264kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (180kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Repository staff only Download (89kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (202kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (496kB) |
Abstract
Continuity of Care (CoC) merupakan model pelayanan kebidanan yang memberikan asuhan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, hingga keluarga berencana. Penerapan CoC bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan, mendeteksi komplikasi secara dini, serta meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi melalui pelayanan yang komprehensif, holistik, dan berpusat pada perempuan. Laporan ini menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan Continuity of Care pada Ny. D usia 19 tahun G1P0A0 yang dilaksanakan di UPTD Puskesmas Parakannyasag pada tahun 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi, serta pencatatan menggunakan format SOAP sesuai standar asuhan kebidanan. Asuhan kebidanan diberikan secara berkesinambungan sejak kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana. Pada masa kehamilan ditemukan kecemasan ringan yang berhasil diatasi melalui edukasi, dukungan emosional, afirmasi positif, dan hipnoterapi. Persalinan berlangsung spontan dengan ketuban pecah dini namun tanpa komplikasi serius melalui pemantauan partograf dan penatalaksanaan sesuai standar. Bayi lahir spontan, menangis kuat, dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), serta memperoleh asuhan komplementer berupa tummy time. Masa nifas berlangsung fisiologis dengan pemberian senam nifas untuk membantu mengurangi nyeri perineum dan mempercepat pemulihan. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih kontrasepsi suntik setelah mendapatkan konseling berdasarkan prinsip Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta Medical Eligibility Criteria (MEC). Penerapan asuhan kebidanan Continuity of Care yang komprehensif dan disertai asuhan komplementer mampu mendukung keberlangsungan pelayanan, meningkatkan kenyamanan ibu, mencegah komplikasi, serta mempertahankan kesehatan ibu dan bayi selama masa kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Profesi Bidan |
| Depositing User: | M.AJ ELIS HARYANI |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 07:48 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 07:48 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9862 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
