Hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan status maloklusi siswa kelas V SDN II Setiamulya Kota Tasikmalaya

Nugraha, Rega (2026) Hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan status maloklusi siswa kelas V SDN II Setiamulya Kota Tasikmalaya. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.

[img] Text (Cover)
Cover.pdf

Download (654kB)
[img] Text (Motto)
Motto.pdf

Download (507kB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (609kB)
[img] Text (Kata Pengantar)
Kata Pengantar.pdf

Download (521kB)
[img] Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf

Download (704kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (562kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (974kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (593kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (776kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (516kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (584kB)
[img] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan gigi dan mulut, seperti karies, gingivitis, dan abses, mencakup 14% populasi berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Survei awal menunjukkan bahwa 90% siswa memiliki kesehatan gigi dan mulut yang buruk disertai maloklusi. Kurangnya perhatian terhadap kesehatan gigi dan mulut dapat meningkatkan risiko karies, yang diperparah oleh maloklusi sehingga mengganggu fungsi pengunyahan, artikulasi bicara, dan rasa percaya diri anak. Tujuan: Mengetahui hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan status maloklusi pada anak kelas V SDN II Setiamulya Kota Tasikmalaya. Metode: Menggunakan metode cross-sectional dengan sampel 30 siswa kelas V. Pengumpulan data menggunakan lembar pemeriksaan deft, DMFT, Gingiva Index, Klasifikasi Angle dan dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil: Mayoritas memiliki kriteria sangat rendah pada index deft (56,7%) dan DMFT (50%). Kriteria sedang mendominasi pada GI (70%), dan klasifikasi angle terbanyak kelas II (70%). Terdapat hubungan positif dan signifikan antara deft (r=0,389; p=0,034), DMFT (r=0,699; p<0,001), Gingival Index (r=0,596; p=0,001) dengan maloklusi. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kesehatan gigi dan mulut (status karies deft/DMFT dan kesehatan gusi/GI) dengan status maloklusi pada siswa kelas V SDN II Setiamulya Kota Tasikmalaya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSabillillah, Muhammad Fiqih4011078801-
Thesis advisorNurwanti, Widi--
Uncontrolled Keywords: Kesehatan Gigi dan Mulut, Status Maloklusi
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Jurusan Keperawatan Gigi > D3 Kesehatan Gigi
Depositing User: REGA NUGRAHA
Date Deposited: 22 Aug 2026 03:33
Last Modified: 22 Aug 2026 03:33
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9728

Actions (login required)

View Item View Item