Nursania Suwandi, Nadiva (2026) Gambaran Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Cacing Pada Ibu Balita di Desa Sukamanah Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2025. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
|
Text
KTI Nadiva-Halaman Orisinilitas.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
KTI Nadiva-Halaman Pengesahan.pdf Download (94kB) |
|
|
Text
KTI Nadiva-Halaman persetujuan publikasi.pdf Download (143kB) |
|
|
Text
KTI Nadiva-Halaman judul.pdf Download (551kB) |
|
|
Text
KTI Nadiva-BAB 1.pdf Download (153kB) |
|
|
Text
KTI Nadiva-BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (459kB) |
|
|
Text
KTI Nadiva-BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (372kB) |
|
|
Text
KTI Nadiva-BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (331kB) |
|
|
Text
KTI Nadiva-BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (130kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (240kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Di Indonesia, prevalensi infeksi cacing masih tinggi, berkisar antara 2,5% hingga 62%, terutama pada anak-anak usia prasekolah dan sekolah dasar. Pemerintah rutin melaksanakan program pemberian obat cacing massal untuk anak sekolah dan balita, namun angka cacingan masih tinggi di beberapa daerah. Keberhasilan program tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga pada peran orang tua, terutama ibu, dalam memastikan anak menerima dan mengonsumsi obat cacing dengan benar. Orang tua dengan tingkat pendidikan dan pengetahuan yang rendah mengenai cacingan sering kali mengambil tindakan yang keliru. Desa Sukamanah merupakan desa di Kecamatan Cigalontang yang menempati peringkat ketiga dalam jumlah sasaran pemberian obat cacing pada balita. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan penggunaan obat cacing pada Ibu balita di Desa Sukamanah Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode pengambilan sampel dari 439 populasi ibu balita berdasarkan rumus slovin didapatkan sampel sebanyak 82 responden, sampel diambil secara purposive sampling, dimana responden dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang relevan dengan tujuan penelitian. Tipe data yang digunakan adalah Data Primer, yang diperoleh dan diukur secara langsung dari responden. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara survey dengan menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu balita mengenai penggunaan obat cacing di Desa Sukamanah Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya berada pada kategori cukup sebanyak 60,97%. Tingkat pengetahuan berdasarkan karakteristik responden berada pada kategori cukup, yaitu berdasarkan karakteristik umur sebanyak 57,8%, berdasarkan pendidikan sebanyak 65,6%, serta berdasarkan pekerjaan sebanyak 58,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa ibu balita telah memiliki pemahaman dasar mengenai penggunaan obat cacing, namun masih diperlukan peningkatan edukasi agar penggunaan obat cacing dapat dilakukan secara tepat, aman, dan efektif.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pengetahuan, obat cacing, ibu rumah tangga. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Mhs NADIVA NURSANIA SUWANDI |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 04:20 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 04:20 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9187 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
