Nurhapipah, Silpi (2026) PENERAPAN METODE SITZ BATH DENGAN REBUSAN DAUN SIRIH HIJAU TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POSTPARTUM PRIMIPARA DI RSUD KHZ. MUSTHAFA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (669kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (413kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (188kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (390kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (89kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (236kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN .pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Luka perineum pada ibu postpartum primipara sering menimbulkan nyeri, rasa tidak nyaman, dan risiko infeksi sehingga dapat memperlambat proses penyembuhan. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah metode sitz bath menggunakan rebusan daun sirih hijau yang memiliki kandungan antiseptik, antimikroba, dan antiinflamasi. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan menggambarkan penerapan metode sitz bath dengan rebusan daun sirih hijau terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum primipara di RSUD KHZ Musthafa. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam studi kasus ini adalah satu orang ibu postpartum primipara dengan luka perineum. Intervensi dilakukan selama 5 hari, dua kali sehari pada pagi dan sore hari, menggunakan rebusan daun sirih hijau dengan suhu 40–43°C selama 10–15 menit. Penilaian penyembuhan luka dilakukan menggunakan skala REEDA. Hasil studi menunjukkan adanya perbaikan kondisi luka secara bertahap, ditandai dengan menurunnya kemerahan, edema, dan discharge, serta meningkatnya penyatuan tepi luka. Skor REEDA menurun dari 5 menjadi 0 pada hari kelima. Ibu juga melaporkan nyeri dan rasa tidak nyaman berkurang setelah tindakan dilakukan. Peneliti menyimpulkan bahwa penerapan metode sitz bath dengan rebusan daun sirih hijau dapat membantu mempercepat penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum primipara. Saran bagi tenaga kesehatan adalah dapat menjadikan metode ini sebagai salah satu alternatif perawatan luka perineum yang aman, efektif, dan mudah diterapkan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | sitz bath, daun sirih hijau, luka perineum, postpartum primipara, REEDA | ||||||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics | ||||||||||||||||
| Depositing User: | Mhs SILPI NURHAPIPAH | ||||||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 04:19 | ||||||||||||||||
| Last Modified: | 08 Jul 2026 04:19 | ||||||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9082 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
