Harahap, Moh Faris Krisna Luthfi and Cahyati, Yanti and Adini, Syaukia and Dirgantara, Rubi (2026) Penerapan Intervensi Sipping Ice terhadap Penurunan Rasa Haus dan Interdialytic Weight Gain pada Pasien Hemodialisis di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (312kB) |
|
|
Text
HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA.pdf Download (104kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (377kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (93kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (511kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (756kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (143kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (80kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (101kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan gangguan fungsi ginjal progresif yang menyebabkan pasien memerlukan terapi hemodialisis. Salah satu masalah yang sering dialami pasien hemodialisis adalah rasa haus berlebih yang dapat mengganggu kepatuhan terhadap pembatasan cairan dan meningkatkan Interdialytic Weight Gain (IDWG). Terapi sipping ice merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi rasa haus pada pasien hemodialisis. Tujuan penelitian ini iuntuk menggambarkan penerapan terapi sipping ice terhadap penurunan rasa haus dan IDWG pada pasien hemodialisis di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode penelitian ini yaitu studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan pada dua pasien PGK yang menjalani hemodialisis. Intervensi sipping ice dilakukan selama 8 hari dengan frekuensi minimal 5 kali dan maksimal 10 kali per hari menggunakan es batu berukuran 5 ml. Tingkat rasa haus diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS), sedangkan IDWG diukur berdasarkan selisih berat badan antar sesi hemodialisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat rasa haus dan IDWG pada kedua pasien. Pada pasien 1, skor haus menurun dari 7 menjadi 3 dan IDWG menurun dari 4 kg menjadi 3 kg. Pada pasien 2, skor haus menurun dari 8 menjadi 5 dan IDWG menurun dari 3 kg menjadi 2 kg, kemudian menjadi 2,3 kg pada pengukuran terakhir. Perbedaan respons kedua pasien dipengaruhi oleh pengalaman sebelumnya terhadap terapi, tingkat kepatuhan, aktivitas harian, lama menjalani hemodialisis, dan interval antar sesi hemodialisis. Kesimpulan penelitian ini bahwa terapi sipping ice berpotensi membantu menurunkan rasa haus dan mendukung pengendalian IDWG pada pasien hemodialisis. Kata kunci: Penyakit Ginjal Kronis, Sipping Ice, Haus, Interdialytic Weight Gain, Hemodialisa
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Penyakit Ginjal Kronis, Sipping Ice, Haus, Interdialytic Weight Gain, Hemodialisa | ||||||||||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing R Medicine > RZ Other systems of medicine |
||||||||||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > NERS | ||||||||||||||||||||
| Depositing User: | Mhs Moh Faris Krisna Luthfi Harahap | ||||||||||||||||||||
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 02:08 | ||||||||||||||||||||
| Last Modified: | 13 Jul 2026 02:08 | ||||||||||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9043 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
