Putri, Cindy Forceysa (2026) Pengaruh Variasi Konsentrasi HPMC terhadap Karakteristik Fisik Sediaan Patch Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) sebagai Antiinflamasi. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text (Halaman Depan)
Halaman Pernyataan Orisinalitas.pdf Download (126kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
Halaman Pengesahan.pdf Download (209kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
Halaman Persetujuan Publikasi Karya Tulis Ilmiah.pdf Download (251kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
Halaman Judul.pdf Download (442kB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB I.pdf Download (285kB) |
|
|
Text (Bab II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (336kB) |
|
|
Text (Bab III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (365kB) |
|
|
Text (Bab IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (332kB) |
|
|
Text (Bab V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (269kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (248kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Daun Kelor (Moringa oleifera L.) mengandung kuersetin yang memiliki aktivitas antiinflamasi dengan mampu menghambat pembentukan radang pada telapak kaki mencit yang diinduksi karagenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan karakteristik fisik sediaan patch ekstrak daun kelor dengan kombinasi polimer kitosan dan HPMC. Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratoris, menggunakan tiga formula (F1, F2, dan F3) dengan variasi konsentrasi HPMC (0,5% hingga 2%). Karakteristik fisik sediaan yang dilakukan adalah uji organoleptis, uji keseragaman bobot, uji ketebalan, uji kadar air, uji pH, dan uji ketahanan lipat. Hasil uji organoleptik ketiga formula memiliki bentuk persegi panjang, warna coklat kehitaman, tekstur lentur dan aroma khas ekstrak. Keseragaman bobot berada dalam rentang 0,611– 0,476 g, nilai pH berada dalam rentang 5,933 – 5,970, ketebalan patch 0,230 – 0,133 mm, nilai ketahanan lipat berada di >300x, serta nilai kadar air di rentang 6,690–5,244%. Variasi konsentrasi HPMC memberikan pengaruh yang signifikan terhadap karakteristik fisik sediaan patch ekstrak daun kelor. Konsentrasi HPMC yang paling optimal dalam menghasilkan sediaan patch ekstrak daun kelor dengan karakteristik fisik terbaik adalah pada Formula 3 (0,5%), karena menghasilkan patch yang paling tipis, memiliki fleksibilitas dan ketahanan lipat tertinggi (476x lipatan), serta memiliki persentase kadar air terendah (5,244%) yang menjamin stabilitas sediaan dari cemaran mikroba selama penyimpanan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | antiinflamasi, HPMC, Moringa oleifera, patch, kelor | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica | ||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D3 Farmasi | ||||||||||||
| Depositing User: | Mhs Cindy Forceysa Putri | ||||||||||||
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 08:12 | ||||||||||||
| Last Modified: | 03 Jul 2026 08:12 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9013 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
