Hubungan Gigi Berjejal dengan Pengalaman Karies pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 9 Kota Tasikmalaya

Burhanudin, Irsad (2026) Hubungan Gigi Berjejal dengan Pengalaman Karies pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 9 Kota Tasikmalaya. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.

[img] Text (COVER)
COVER.pdf

Download (213kB)
[img] Text (MOTTO)
MOTTO.pdf

Download (132kB)
[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (199kB)
[img] Text (KATA PENGANTAR)
KATA PENGANTAR.pdf

Download (188kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (207kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (254kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (932kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (344kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (366kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (209kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (220kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut didefinisikan sebagai kondisi bebas dari gangguan penyakit rongga mulut, termasuk gigi dan jaringan penyangga gigi. Kelainan yang sering dijumpai adalah gigi berjejal (crowding), yaitu kondisi ketidaknormalan susunan gigi yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti ketidaksesuaian antara ukuran gigi dan rahang, kebiasaan buruk, faktor genetik, Berdasarkan data World Health Organization (WHO) 2023, hampir 50% populasi global mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, mencatat bahwa 56,9% penduduk berusia di atas 3 tahun menderita penyakit gigi dan mulut. Karies merupakan kondisi kerusakan jaringan keras gigi (email, dentin, dan sementum) yang disebabkan oleh aktivitas bakteri pengurai karbohidrat. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko karies adalah kondisi gigi berjejal karena me-nyebabkan penumpukan plak dan sisa makanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gigi berjejal dengan pengalaman karies pada siswa kelas VII di SMP Negeri 9 Kota Tasikmalaya. Metode: Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 34 siswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan kondisi gigi berjejal dan pengalaman. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil: Sebagian besar responden memiliki kondisi gigi berjejal kategori ekstrem dan pengalaman karies kategori tinggi dengan rata-rata indeks DMF-T sebesar 4,79. Hasil uji Spearman menunjukkan nilai p-value 0,001 (p<0,05) dengan koefisien korelasi 0,557 yang berarti terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan sedang dan arah positif antara gigi berjejal dengan pengalaman karies. Kesimpulan: Penelitian ini terdapat hubungan antara gigi berjejal dengan pengalaman karies pada siswa kelas VII di SMP Negeri 9 Kota Tasikmalaya. Semakin berat kondisi gigi berjejal, maka semakin tinggi pengalaman karies yang dialami siswa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorDewi, Tita Kartika4021047601titakartikadewi21@gmail.com
Thesis advisorNugroho, Cahyo4014117402cahyojkgtasik@gmail.com
Uncontrolled Keywords: Kesehatan gigi, Gigi berjejal, Karies
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Jurusan Keperawatan Gigi > D4 Terapi Gigi
Depositing User: IRSAD BURHANUDIN
Date Deposited: 07 Jul 2026 09:07
Last Modified: 07 Jul 2026 09:07
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8940

Actions (login required)

View Item View Item