Gambaran Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Hemodialisa di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Periode 2024

UNSPECIFIED (2026) Gambaran Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Hemodialisa di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Periode 2024. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.

[img] Text
halaman pernyataan orisinalitas.pdf

Download (341kB)
[img] Text
halaman pengesahan.pdf

Download (505kB)
[img] Text
lembar persetujuan publikasi karya ilmiah.pdf

Download (490kB)
[img] Text
halaman judul.pdf

Download (497kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (311kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (563kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (448kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (366kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (186kB)
[img] Text
daftar pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (424kB)
[img] Text
lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) merupakan salah satu masalah kesehatan dengan angka kejadian yang terus meningkat. Hipertensi merupakan faktor risiko sekaligus komplikasi yang sering terjadi pada pasien GGK. Penggunaan obat antihipertensi dibutuhkan untuk mengontrol tekanan darah dan memperlambat progresivitas kerusakan ginjal. RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya sebagai rumah sakit rujukan menangani 253 pasien yang menjalani terapi hemodialisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antihipertensi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di instalasi rawat inap RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya periode tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan non-experimental dan pengambilan data secara retrospektif melalui rekam medis pasien. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin yaitu sebanyak 155 pasien dari total populasi 253 pasien, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin dan usia, serta pola penggunaan obat antihipertensi meliputi golongan obat, zat aktif, dosis, frekuensi, rute pemberian, bentuk sediaan, dan pola terapi tunggal maupun kombinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berjenis kelamin laki-laki sebanyak 83 pasien (54%) pada usia lansia (46-65 tahun) sebanyak 91 pasien (59%). Obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah golongan diuretik 128 (46%) dengan zat aktif furosemide 10 mg sebanyak 94 (33,8%) dan amlodipine 10 mg sebanyak 94 (33,8%). Frekuensi terbanyak 1 kali sehari 244 (87,8%) dengan rute oral 177 (64%). Pola terapi yang paling sering digunakan adalah kombinasi dua obat, yaitu kombinasi furosemide dan amlodipine sebanyak 59 pasien (38,1%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan obat antihipertensi pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya didominasi oleh furosemide dan amlodipine dengan pola terapi kombinasi dua obat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: antihipertensi, gagal ginjal kronik, hemodialisa, penggunaan obat
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Depositing User: Mhs Nuri Azra Aghniya
Date Deposited: 02 Jul 2026 03:34
Last Modified: 02 Jul 2026 03:34
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8927

Actions (login required)

View Item View Item