Sri Nurwindi Rosdiani, Windi (2026) PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN AIR JAHE TERHADAP PENURUNAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI RSIA dr. HJ KARMINI EH KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2026. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
Lembar pernyataan orisinalitas.pdf Download (67kB) |
|
|
Text
Lembar pengesahan.pdf Download (105kB) |
|
|
Text
Lembar persetujuan pembimbing.pdf Download (84kB) |
|
|
Text
Lembar persetujuan publikasi.pdf Download (105kB) |
|
|
Text
Halaman Judul.pdf Download (666kB) |
|
|
Text (Bab 1)
BAB I.pdf Download (224kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (667kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (370kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (298kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (203kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (199kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN 2.pdf Download (2MB) |
Abstract
Emesis gravidarum merupakan keluhan mual dan muntah yang paling sering dialami ibu hamil pada trimester pertama, dengan prevalensi sekitar 60–80% pada primigravida dan 40–60% pada multigravida. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup ibu hamil. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi emesis gravidarum adalah pemberian jahe (Zingiber officinale) yang mengandung senyawa aktif gingerol dan shogaol yang bersifat antiemetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan air jahe terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di RSIA dr. Hj. Karmini EH Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan two group pretest-posttest design. Jumlah responden sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 responden kelompok intervensi yang mendapatkan rebusan air jahe dan Vitamin B6 serta 30 responden kelompok kontrol yang hanya mendapatkan Vitamin B6. Pengukuran emesis gravidarum dilakukan menggunakan instrumen PUQE (Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea). Analisis data dilakukan menggunakan uji McNemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi seluruh responden pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol mengalami emesis gravidarum kategori ringan. Setelah intervensi, seluruh responden pada kelompok intervensi (100%) mengalami perbaikan kondisi menjadi tidak mual, sedangkan pada kelompok kontrol sebanyak 14 responden (46,7%) mengalami perbaikan dan 16 responden (53,3%) masih mengalami emesis gravidarum kategori ringan. Hasil uji McNemar menunjukkan nilai p-value <0,001 (p<0,05) yang berarti terdapat pengaruh pemberian rebusan air jahe terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Disimpulkan bahwa pemberian rebusan air jahe yang dikombinasikan dengan Vitamin B6 efektif dalam menurunkan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I dan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan pemberian Vitamin B6 saja. Rebusan air jahe dapat dijadikan sebagai terapi nonfarmakologis pendamping dalam penatalaksanaan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Kata kunci: Emesis gravidarum, ibu hamil trimester I, rebusan air jahe, terapi nonfarmakologis
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Emesis gravidarum, ibu hamil trimester I, rebusan air jahe, terapi nonfarmakologis |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Mhs Sri Nurwindi Rosdiani |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 03:40 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 03:40 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8655 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
