Hubungan Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Kegoyangan Gigi Pasien di UPTD Puskesmas Rawat Inap Citorek Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak

Muliawati, Sri (2026) Hubungan Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Kegoyangan Gigi Pasien di UPTD Puskesmas Rawat Inap Citorek Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.

[img] Text (Cover)
Sri Muliawati.pdf

Download (627kB)
[img] Text (Motto)
Motto.pdf

Download (137kB)
[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (171kB)
[img] Text (Kata Pengantar)
Kata Pengantar.pdf

Download (190kB)
[img] Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf

Download (190kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (321kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (534kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (334kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (442kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (61kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (192kB)
[img] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar belakang: Penyakit diabetes merupakan salah satu PTM dimana terjadinya peningkatan kadar glukosa di dalam darah yang menyebabkan hiperglikemi. Komplikasi Diabetes Melitus yang cukup serius di bidang kedokteran gigi adalah oral diabetic, yang salah satunya peningkatan derajat kegoyangan gigi, karena kadar gula darah tinggi merusak pembuluh darah gusi dan tulang penyangga gigi. Data penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 sebanyak 48 orang tahun 2024 dan periode bulan Januari sampai dengan Juni 2025 sebanyak 32 orang. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan diabetes melitus tipe 2 dengan kegoyangan gigi pasien di UPTD Puskesmas Rawat Inap Citorek Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak. Metodologi: metode yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi 30 orang pasien diabetes melitus tipe 2 peserta Prolanis dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan form pemeriksaan Indeks Kegoyangan Gigi (Miller’s Mobility Index). Analisa data menggunakan uji statistika dengan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian: Kondisi diabetes melitus tipe 2 sebagian besar menderita diabetes (83,3%) dan kondisi kegoyangan gigi pada pasien sebagian besar kriteria berat (76,7%). Analisis hubungan antara diabetes melitus tipe 2 dengan kegoyangan gigi pasien didapatkan nilai p-value= 0,034 kurang dari 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara diabetes melitus tipe 2 dengan kegoyangan gigi pasien di UPTD Puskesmas Rawat Inap Citorek Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSopianah, Yayah4007096702UNSPECIFIED
Thesis advisorSamjaji, Samjaji4025117801UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Diabetes Melitus, Kegoyangan Gigi, Prolanis
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Jurusan Keperawatan Gigi > D4 Terapi Gigi
Depositing User: SRI MULIAWATI
Date Deposited: 24 Jun 2026 03:38
Last Modified: 24 Jun 2026 03:38
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8080

Actions (login required)

View Item View Item