Dwi Sulistiyawati, Melisa (2025) PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING DAN DZIKIR TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURBARATU KOTA TASIKMALAYA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text
keaslian tulisan.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
lembar pengesahan.pdf Download (407kB) |
|
|
Text
persetujuan publikasi.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (545kB) |
|
|
Text
KTI BAB 1.pdf Download (311kB) |
|
|
Text
KTI BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (407kB) |
|
|
Text
KTI BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (202kB) |
|
|
Text
KTI BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (311kB) |
|
|
Text
KTI BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (188kB) |
|
|
Text
DAPUS.pdf Restricted to Repository staff only Download (308kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit yang menjadi perhatian dunia karena prevalensinya yang terus meningkat setiap tahunnya. Di Indonesia, pada tahun 2024 angka kematian yang disebakan hipertensi mencapai 10,2%. Seseorang yang memiliki riwayat hipertensi dalam waktu lama beresiko mengalami dampak psikologis, seperti perasaan cemas. Penanganan kecemasan dapat dilakukan melalui terapi slow deep breathing dan dzikir. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tahapan poses asuhan keperawatan, menggambarkan pelaksanaan tindakan terapi slow deep breathing dan dzikir, menggambarkan penurunan tingkat kecemasan, dan menganalisa kesenjangan kedua klien. Kecemasan adalah perasaan emosional dengan gejala seperti gelisah, jantung berdebar, nafas terasa sesak, dan peningkatan tekanan darah. Terapi Slow deep breathing adalah terapi yang berfokus pada pengaturan pernapasan secara dalam dan lambat. Terapi Dzikir adalah teknik relaksasi melalui spiritual dengan cara mengucapkan kalimat toyibah. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Subjek yang digunakan adalah dua orang penderita hipertensi dengan kecemasan. Hasil penerapan yang dilakukan 2 kali sehari selama 10 menit dalam rentang waktu 5 hari terjadi penurunan skor pada kedua klien sebanyak 10 pada klien 1 dan 12 pada klien 2. Dapat disimpulkan bahwa terapi slow deep breathing dan dzikir efektif dalam meningkatkan kemampuan klien dalam mengatasi kecemasan dan dapat menurunkan tingkat kecemasan. Disarankan bagi pasien hipertensi dengan kecemasan dapat menerapkan teknik slow deep breathing dan dzikir untuk membantu menangani kecemasan dan menurunkan tingkat kecemasan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi, Kecemasan, Slow deep breathing, Dzikir |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Mhs Melisa Dwi Sulistiyawati |
| Date Deposited: | 19 Jun 2025 03:51 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 07:29 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/5769 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
