DAMAYANTI, WULAN (2023) ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN. H DAN AN. I DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) YANG DILAKUKAN INHALASI MINYAK KAYU PUTIH DI RSUD ARJAWINANGUN. Other. PRODI D.III KEPERAWATAN CIREBON. (Unpublished)
Text (PERNYATAAN ORISINALITAS)
1. HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (204kB) |
|
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (294kB) |
|
Text (PERSETUJUAN PUBLIKASI)
3. LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Download (278kB) |
|
Text (JUDUL)
4. HALAMAN JUDUL.pdf Download (579kB) |
|
Text (BAB I)
5. BAB I.pdf Download (334kB) |
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (408kB) | Request a copy |
|
Text (BAB III)
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (348kB) | Request a copy |
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (353kB) | Request a copy |
|
Text (BAB V)
9. BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (207kB) | Request a copy |
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (342kB) | Request a copy |
|
Text (LAMPIRAN)
11. LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Penyakit yang biasa diderita anak-anak ialah gangguan pernapasan atau biasa disebut infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Anak dengan ISPA biasanya mengalami gejala batuk, pilek, tenggorokan sakit ketika menelan, demam, kesulitan bernapas karena adanya penumpukan sekret. Penumpukan sekret pada saluran napas ini dapat ditangani dengan tindakan non farmakologi yaitu dengan inhalasi minyak kayu putih. Minyak kayu putih mengandung cineole yang dapat melegakan pernapasan. Tujuan: Mampu melaksanakan dan menerapkan asuhan keperawatan pada anak usia pra sekolah dengan ISPA yang dilakukan tindakan inhalasi minyak kayu putih. Metode: Desain yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek dalam studi kasus ini ialah 2 anak pra sekolah dengan ISPA yang akan dilakukan inhalasi minyak kayu putih selama 5 hari berturut-turut sebanyak 2x sehari dalam 10 menit untuk meningkatkan bersihan jalan napas pasien. Hasil: Penelitian dilakukan dengan proses keperawatan. Pengkajian dilakukan pada usia dan jenis kelamin yang sama yakni anak laki-laki usia pra sekolah. Diagnosa medis keduanya sama yaitu ISPA. Intervensi yang direncakanan berupa inhalasi kayu putih. Setelah dilakukan intervensi selama 5 hari terjadi perubahan di hari pertama pada frekuensi pernapasan pasien 1 43x/menit menjadi 34x/menit sedangkan pasien 2 40x/menit menjadi 31x/menit, pengeluaran sputum pada kedua pasien tidak ada di hari kelima. Ronkhi terdengar samar pada pasien 1 di hari ketiga sedangkan pasien 2 di hari keempat. Peningkatan saturasi oksigen terjadi di hari pertama pasien 1 semula 94% menjadi 98% sedangkan pasien 2 96% menjadi 97%. Frekuensi nadi pada kedua pasien mengalami penurunan pada hari kedua pada pasien 1 semula 139x/menit menjadi 100x/menit sedangkan pada pasien 2 semula 127x/menit menjadi 109x/menit. Suhu pada pasien 1 mengalami kestabilan di angka 36℃ sedangkan pada pasien 2 mengalami penurunan di hari pertama semula 38℃ menjadi 37,4℃. Kesimpulan: Inhalasi minyak kayu putih menunjukan pengaruh yang baik terhadap bersihan jalan napas anak ISPA. Kata Kunci : ISPA, Anak Pra Sekolah, Inhalasi Minyak Kayu Putih.
Item Type: | Monograph (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | ISPA, Anak Pra Sekolah, Inhalasi Minyak Kayu Putih KTIKEP2023. |
Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RT Nursing |
Divisions: | Jurusan Keperawatan > D3 Keperawatan |
Depositing User: | CRBN WULAN DAMAYANTI |
Date Deposited: | 23 Jun 2023 06:43 |
Last Modified: | 06 Jul 2023 02:30 |
URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/2062 |
Actions (login required)
View Item |