Kania, Nia (2026) PENERAPAN TERAPI RENDAM KAKI MENGGUNAKAN AIR HANGAT DAN AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT KHZ MUSTOFA TASIKMALAYA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Download (424kB) |
|
|
Text
HALAMAN ORISINIL.pdf Download (835kB) |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (562kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (736kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (540kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (590kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (427kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (445kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (686kB) |
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh lansia dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular, stroke, serta gagal ginjal. Selain terapi farmakologis, terapi nonfarmakologis seperti rendam kaki menggunakan air hangat dan aromaterapi lavender dapat digunakan sebagai terapi komplementer untuk membantu menurunkan tekanan darah. Air hangat memberikan efek vasodilatasi yang dapat meningkatkan sirkulasi darah, sedangkan aromaterapi lavender memberikan efek relaksasi melalui kandungan linalool dan linalyl acetate yang membantu menurunkan aktivitas saraf simpatis. Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi rendam kaki menggunakan air hangat dan aromaterapi lavender terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Ruang Jabal Nur RSUD KHZ Mustofa Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi terapi sekitar 15–20 menit setiap hari menggunakan air hangat bersuhu 37–40°C yang ditambahkan 2–3 tetes minyak esensial lavender. Tekanan darah diukur sebelum dan setelah tindakan untuk mengetahui perubahan yang terjadi. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada pasien, pasien juga melaporkan merasa lebih rileks, lebih nyaman, kualitas istirahat membaik, dan keluhan seperti sakit kepala serta rasa tegang di tengkuk berkurang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi terapi rendam kaki menggunakan air hangat dan aromaterapi lavender dapat memberikan manfaat sebagai terapi komplementer dalam membantu mengontrol tekanan darah pada lansia hipertensi. Kata kunci : Hipertensi, lansia, rendam kaki air hangat, aromaterapi lavender.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Mhs Nia Kania |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 03:32 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 08:50 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10598 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
