NURMAYANTI, N (2026) GAMBARAN KONSUMSI KOPI DAN KUALITAS TIDUR SISWA KELAS 12 SMA NEGERI 2 CIAMIS. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (64kB) |
|
|
Text (HAL PENGESAHAN)
HAL PENGESAHAN.pdf Download (114kB) |
|
|
Text
HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Download (108kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (378kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (176kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (198kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (321kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (214kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (126kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (189kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (861kB) |
Abstract
Tidur berperan penting terhadap kesehatan fisik, mental, kognitif, dan sosial remaja usia 14–17 tahun yang membutuhkan 8–10 jam malam. Kualitas tidur dipengaruhi konsumsi kafein dari kopi yang populer di Indonesia, terutama di kalangan remaja, karena dapat memperpanjang latensi tidur, mengurangi durasi tidur, dan menurunkan efisiensi tidur. Siswa kelas XII SMA Negeri 2 Ciamis dipilih karena berada pada usia remaja akhir dengan tekanan akademik tinggi menjelang ujian akhir, sehingga sering mengonsumsi kopi untuk mengatasi kantuk. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran konsumsi kopi dan kualitas tidur siswa kelas XII SMA Negeri 2 Ciamis. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan populasi 429 siswa kelas XII. Sampel sebanyak 82 siswa dipilih menggunakan purposive sampling dengan kriteria konsumen kopi rutin. Data dikumpulkan melalui kuesioner (adaptasi PSQI dan konsumsi kopi), observasi, dan studi literatur, dilaksanakan pada Desember–April 2025 di SMA Negeri 2 Ciamis. Analisis data meliputi editing, coding, dan tabulasi frekuensi univariat menggunakan perangkat lunak statistik untuk menggambarkan distribusi konsumsi kopi dan kualitas tidur (PSQI ≤5 baik, >5 buruk). Hasil disajikan deskriptif tanpa analisis inferensial. Mayoritas responden adalah perempuan (58,5%), berusia 18 tahun (78%), dan berada di kelas IPA (65,9%). Jenis kopi yang paling banyak dikonsumsi adalah kopi susu (36,6%), dengan waktu konsumsi dominan pada malam hari sebelum tidur (32,9%). Sebagian besar responden mengonsumsi kopi sebanyak 1–2 cangkir per minggu (97,6%) dengan frekuensi 1–2 kali (67,1%). Alasan utama mengonsumsi kopi adalah untuk menghindari kantuk saat belajar (35,4%). Sebanyak 72% responden memiliki kualitas tidur yang buruk (rata-rata skor PSQI > 5), yang ditandai dengan durasi tidur yang kurang, latensi sedang, dan rasa kantuk di siang hari. Kualitas tidur yang buruk ini dipengaruhi oleh konsumsi kopi, tingkat stres, kondisi kesehatan, dan proses metabolisme kafein. Mayoritas responden memiliki kualitas tidur yang buruk akibat pola konsumsi kopi yang kurang tepat. Oleh karena itu, siswa disarankan untuk menghindari konsumsi kopi menjelang tidur.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kafein, konsumsi kopi, kualitas tidur, remaja. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Mhs Nurmayanti Nurmayanti |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 04:04 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 04:04 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10517 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
