SUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE (COC) PADA NY.N 33 TAHUN G2P1A0 HAMIL 39 MINGGU FISIOLOGIS DI PUSKESMAS BUNGURSARI TAHUN 2026

Chandra, Erma (2026) SUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE (COC) PADA NY.N 33 TAHUN G2P1A0 HAMIL 39 MINGGU FISIOLOGIS DI PUSKESMAS BUNGURSARI TAHUN 2026. Diploma thesis, poltekkes kemenkes tasikmalaya.

[img] Text
DAFTAR ISI ABSTRAK LAPORAN COC ERMA.pdf

Download (236kB)
[img] Text
Pernyataan Orisinilitas Erma-1.pdf

Download (196kB)
[img] Text
Pernyataan Publikasi Erma.pdf

Download (387kB)
[img] Text
Teh Erma_Lembar Pengesahan.pdf

Download (452kB)
[img] Text
BAB I LAPORAN COC ERMA.pdf

Download (228kB)
[img] Text
BAB II LAPORAN COC ERMA.pdf

Download (99kB)
[img] Text
BAB III LAPORAN COC ERMA.pdf

Download (171kB)
[img] Text
BAB IV LAPORAN COC ERMA.pdf

Download (36kB)
[img] Text
BAB V LAPORAN COC ERMA.pdf

Download (30kB)
[img] Text
DAPUS LAPORAN COC ERMA.pdf

Download (99kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (531kB)

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi tantangan utama dalam pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. Model pelayanan Continuity of Care (CoC) merupakan pendekatan asuhan kebidanan secara berkelanjutan dan komprehensif mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana (KB) untuk mengoptimalkan deteksi dini risiko tinggi dan mencegah komplikasi. Memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif, terpadu, dan berkesinambungan berbasis evidence-based practice pada Ny. N mulai dari masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan Continuity of Care yang dilaksanakan pada tanggal 1 Mei – 29 Mei 2026 di UPTD Puskesmas Bungursari dan PMB Bdn. Eka Wartika. Subjek asuhan adalah Ny. N usia 33 tahun G2P1A0. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, observasi langsung, dan pemeriksaan penunjang, yang didokumentasikan menggunakan catatan perkembangan SOAP dan partograf. Asuhan kehamilan pada usia gestasi 39–40 minggu berjalan fisiologis dengan keluhan kecemasan dan nyeri pinggang yang berhasil teratasi melalui edukasi serta pemberian terapi komplementer prenatal yoga. Persalinan berlangsung spontan pervaginam pada tanggal 23 Mei 2026 dengan pendampingan gymball, aromaterapi lavender, dan akupresur pada titik relaksasi. Bayi lahir bugar, menangis kuat, jenis kelamin laki-laki, BB 3300 gram, PB 50 cm, serta berhasil dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Pada masa nifas, proses involusi uteri berjalan normal; masalah bendungan ASI ringan dan kelancaran ASI teratasi dengan baik melalui intervensi pijat oksitosin dan edukasi teknik menyusui. Pada akhir masa nifas, ibu mendapatkan konseling kontrasepsi pascapersalinan (informed choice). Pelaksanaan asuhan kebidanan secara Continuity of Care yang dikombinasikan dengan terapi komplementer berbasis bukti terbukti efektif dalam menjaga kondisi ibu dan bayi tetap fisiologis, mencegah terjadinya komplikasi, serta memberikan pengalaman persalinan dan pengasuhan yang positif bagi ibu Kata Kunci: Continuity of Care, Asuhan Kebidanan, Terapi Komplementer, Prenatal Yoga, Pijat Oksitosin.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Continuity of Care, Asuhan Kebidanan, Terapi Komplementer, Prenatal Yoga, Pijat Oksitosin
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Depositing User: M D4 Erma Chandra Kirana
Date Deposited: 11 Aug 2026 02:47
Last Modified: 11 Aug 2026 02:47
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10333

Actions (login required)

View Item View Item