Dilistia, Lestari (2026) Asuhan Kebidanan Berkesinambungan (Continuity of Care) Pada Ny.T di UPTD Puskesmas Sukamulya Kabupaten Kuningan Tahun 2026. Other thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
HALAMAN PERNYATAAN ORSINILITAS.pdf Download (66kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (80kB) |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf Download (116kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (251kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (426kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (245kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (332kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (254kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Repository staff only Download (244kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (238kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (861kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL_DILISTIA.pdf Download (267kB) |
Abstract
Latar Belakang: Asuhan Kebidanan Berkesinambungan (Continuity of Care/CoC) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, hingga masa nifas. Pendekatan ini penting dalam mendeteksi faktor risiko secara dini, mencegah komplikasi, serta meningkatkan kesehatan ibu dan bayi. Tujuan: Melaksanakan Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny. T secara komprehensif dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan dilaksanakan di UPTD Puskesmas Sukamulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan pada tanggal 4–23 Mei 2026. Subjek asuhan adalah Ny. T usia 31 tahun G4P2A1 gravida 38 minggu. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, observasi, dan pemeriksaan penunjang, dengan dokumentasi menggunakan Buku KIA, partograf, SOAP, dan formulir follow-up kunjungan. Hasil: Pada masa kehamilan, Ny. T mengalami Intrauterine Growth Restriction (IUGR) disertai kecemasan ringan. Asuhan dilakukan melalui pemantauan kondisi ibu dan janin, edukasi, serta terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) yang membantu menurunkan kecemasan ibu. Pada persalinan, Ny. T melahirkan secara normal dengan kondisi ibu dan janin dalam batas normal tanpa komplikasi. Pada masa nifas, kondisi ibu berlangsung fisiologis, involusi uterus berjalan normal, tidak ditemukan tanda bahaya, dan kecemasan berangsur menurun. Bayi lahir dengan kondisi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan refleks hisap kurang. Asuhan bayi meliputi pemantauan kondisi bayi, dukungan pemberian ASI, serta terapi oral sensomotor yang menunjukkan peningkatan kemampuan hisap sehingga proses menyusu menjadi lebih efektif. Kesimpulan: Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny. T telah berjalan sesuai prinsip Continuity of Care, yaitu berkesinambungan, holistik, dan berpusat pada kebutuhan ibu dan bayi. Asuhan mampu membantu mengatasi masalah IUGR dan kecemasan ibu, mendukung persalinan dan masa nifas yang normal, serta meningkatkan kemampuan hisap pada bayi BBLR. Kata kunci: Continuity of Care, IUGR, kecemasan, SEFT, BBLR, oral sensomotor.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Continuity of Care, IUGR, kecemasan, SEFT, BBLR, oral sensomotor. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Profesi Bidan |
| Depositing User: | Mhs DILISTIA LESTARI |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 08:02 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 08:02 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10298 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
